Malaysia = Maling-asia


Lagi - lagi kedaulatan dan rasa Nasionalisme bangsa kita diuji, Malaysia kembali meng-klaim harta warisan budaya Indonesia, kali ini tari pendet (asal bali) yang di klaim merupakan budaya turun temurun bangsa malaysia.
Pada awalnya, Tari Pendet merupakan tari pemujaan yang banyak diperagakan di pura. Tari yang tercipta awal tahun tujuh puluhan oleh seniman I Nyoman Kaler ini menggambarkan penyambutan atas turunnya Dewa-dewi ke alam marcapada yang merupakan pernyataan dari sebuah persembahan dalam bentuk tarian upacara. Lambat-laun, seiring perkembangan zaman, para seniman Bali mengubah Pendet menjadi "ucapan selamat datang", meski tetap mengandung anasir yang sakral-religius. Taburan bunga disebarkan di hadapan para tamu sebagai ungkapan selamat datang.(cintaindonesiamagazine)

Hal yang aneh apabila Malaysia meng-klaim tari pendet sebagai kebudayaan asli bangsa mereka,dilihat dari keturunan bangsa malaysia yang dominan bangsa melayu (islam) sangat kontras dengan budaya bali yang dominan hindu,sebenarnya bangsa kita serumpun namun bicara soal keragaman budaya, Indonesia memang paling banyak dibanding Malaysia, jangan karna kita serumpun dengan begitu mudah Malaysia meng-klaim kebudayaan Indonesia. Kita harus menanti,apakah suatu saat nanti malaysia akan meng-klaim budaya yang berada di Papua?,apabila itu terjadi,jelaslah sudah bahwa selama ini mereka (malaysia-red) benar - benar merendahkan rasa Nasionalisme bangsa kita karena sudah tampak jelas kebudayaan masyarakat papua sangat berbeda dengan kebudayaan melayu.

Sebelum malaysia meng-klaim tari pendet,malaysia juga telah meng-klaim beberapa budaya Indonesia antara lain,kain batik, lagu rasa sayange (Maluku), Reog Ponorogo yang diubah namanya menjadi tarian barongan,lagu jali - jali (betawi), makanan rendang (Padang),bahkan malaysia pun meng-klaim bahwa bahasa Indonesia merupakan bahasa malaysia atau bahasa melayu, selain meng-klaim budaya Indonesia,malaysia pun dengan berani merebut pulau - pulau terluar Indonesia,pulau sipadan dan ligitan telah dirampas oleh malaysia,yang paling menyakitkan lagi pulau tersebut masuk kedalam daftar nominasi 7 keajaiban dunia. Pulau ambalat yang kaya akan minyak dan gas alam di-klaim pula oleh malaysia namun hingga kini tempat tersebut masih menjadi sengketa.

Harapan kita tentunya pemerintah menindak tegas dan senantiasa melindungi warisan Nusantara yang telah diperjuangkan oleh para pejuang kita, mereka berjuang dengan mempertaruhkan nyawa bukan berjuang dengan mempertaruhkan janji.

1 comment:

|Mohon Diperhatikan Rulenya|

Dimohon agar tidak menyertakan link pada isian komentar yang rekan sekalian tulis, karena akan dianggap spam & dengan berat hati saya hapus. Sudah disediakan pilihan identitas name/url untuk menuju ke blog anda, mohon gunakan sebaik mungkin :)

Powered by Blogger.