Be What You Are

Setiap orang mendambakan masa depan yang lebih baik, kesuksesan dalam karir dan hubungan sosial, namun seringkali kita terbentur oleh berbagai kendala, dan kendala terbesar justru ada pada diri kita. Kurangnya rasa percaya diri bisa jadi penghambat utama, tidak percaya diri memberikan efek rasa takut dan khawatir sehingga kita sulit untuk melangkah kedepan karena ragu. Hilangnya percaya diri dapat disebabkan oleh faktor-faktor yang bersumber dari lingkungan eksternal, diantaranya karena celaan orang lain atau karena kita merasa ada yang lebih hebat dari diri kita.

"Jika kau berfikir kau kalah kelas, kau benar kalah
Kau harus berfikir tinggi untuk naik
Kau harus yakin akan dirimu sendiri
Sebelum kau bisa memenangkan hadiah".
"Napoleon Hill"

Ketika rasa tidak percaya diri timbul, dunia seolah-olah menjauhi kita, dunia hanya milik mereka yang hebat, pintar, cantik, tampan, kaya, fashionable, kita hanya salah satu bagian kecil dunia yang tidak diperhitungkan. Ketika merasakan seperti tersebut kita lebih memilih menyendiri dan mengurangi interaksi dengan dunia luar.

Be what you are because you are what you will be. Di era modern seperti sekarang ini salah satu modal untuk maju adalah percaya diri. Jadilah diri sendiri, percaya akan kemampuan sendiri. Tuhan menciptakan manusia dengan berbagai macam kemampuan, tinggal bagaimana kita mengoptimalkan kemampuan kita sebaik mungkin sebagai anugerah dan rezeki yang Tuhan berikan. Seorang yang percaya diri ialah orang yang mau mengakui kehebatan orang lain, dan terpacu semangatnya untuk bisa berbuat lebih baik dari orang lain.

Jangan overconfidence. Jika rasa percaya diri sudah timbul jangan biarkan rasa percaya diri tersebut menjadi berlebih. Biasanya overconfidece justru membuat kita menjadi sombong. Percaya diri berlebih membuat kita merasa paling hebat, sehingga tak jarang pula banyak yang menjatuhkan orang lain demi memuluskan jalannya menjadi yang terbaik.

"Untuk sukses, Anda harus bisa berbicara; untuk berbicara, anda harus percaya diri; untuk percaya diri, anda harus memimpin diri sendiri". Anonim.

3 comments:

  1. wah,, inspiratif.. jadi diri kita, tapi tetap stabil dan jangan over.. terimakasih atas artikel supernya.. :)

    ReplyDelete
  2. Wah, mantaf!!!!
    overconfidence juga biasanya malu-maluin ya... hehehe

    ReplyDelete
  3. @saidialhady : sama2 :)

    @pik : betul banget tuh,hehehe...

    ReplyDelete

|Mohon Diperhatikan Rulenya|

Dimohon agar tidak menyertakan link pada isian komentar yang rekan sekalian tulis, karena akan dianggap spam & dengan berat hati saya hapus. Sudah disediakan pilihan identitas name/url untuk menuju ke blog anda, mohon gunakan sebaik mungkin :)

Powered by Blogger.